SIKLUS SEL
MITOSIS PADA TUMBUHAN
DI SUSUN OLEH :
Fitra Romadhonsyah (12613015)
Ajeng Inggit Anindita (12613018)
Mayang Guna Subagiyo (12613020)
Pratiwi Andriani (12613021)
Innovia Aliyati Firdausi (12613022)
Zul Masri (12613023)
Mira Amaliasari Sitorus (12613024)
Pratomo Satrio Damarjati (12613027)
PROGRAM STUDI FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2012 / 2013
I.
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan
karuniaNya dapat kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Makalah ini kami buat
untuk melengkapi tugas Mata Kuliah Biologi Sel, selain itu makalah ini juga
bertujuan agar pembaca dapat mengetahui dan memahami secara jelas mengenai proses
mitosis pada sel tumbuhan.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini tidak dapat
terselesaikan dengan baik tanpa adanya dorongan dan bimbingan dari beberapa
pihak. Sehingga dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
1.
Hady Anshory T, S.si.,Apt
selaku dosen pembimbing Mata Kuliah Biologi Sel.
2.
Seluruh pihak yang telah
membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Demikian makalah ini kami susun, semoga dapat bermanfaat bagi
penyusun
khususnya dan pembaca pada umumnya, saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan dalam kesempurnaan makalah ini.
khususnya dan pembaca pada umumnya, saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan dalam kesempurnaan makalah ini.
Yogyakarta,
27 Desember 2012
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Sel sebagai unit terkecil kehidupan tentunya
mengalami pertumbuhan sel. Pada sel yang sedang tumbuh selalu mengalami siklus
sel, yang merupakan serangkaian proses yang berlangsung sejak sel itu terbebtuk
hingga siap mulai membelah. Siklus sel sendiri meliputi pertambahan massa dan
duplikasi bahan genetic yang dikenal sebagai interfase dan pembelahan sel. Pada
sel eukariotik pembelahan sel ada dua macam, yaitu mitosis dan meiosis.
Mitosis adalah proses pembagian genom yang telah digandakan pada ke dua sel identik yang dihasilkan saat pembelahan sel. Mitosis umumnya diikuti sitokinesis
yang membagi sitoplasma dan membran sel
dan akan menghasilkan dua sel anak yang identik, yang keduanya memiliki
distribusi organel dan komponen sel yang nyaris sama. Mitosis dan sitokenesis
merupakan fase mitosis (fase M) pada siklus sel, di mana sel awal terbagi menjadi
dua sel anakan yang memiliki genetik yang sama dengan sel awal.
Mitosis
terjadi hanya pada sel eukariot. Pada organisme multisel, sel somatik mengalami
mitosis, sedangkan sel kelamin (yang akan
menjadi sperma
pada jantan atau sel telur pada betina) membelah diri melalui
proses yang berbeda yang disebut meiosis. Sel prokariot yang tidak memiliki nukleus menjalani pembelahan
yang disebut pembelahan biner.
Karena sitokinesis
umumnya terjadi setelah mitosis, istilah "mitosis" sering digunakan
untuk menyatakan "fase mitosis". Perlu diketahui bahwa banyak sel
yang melakukan mitosis dan sitokinesis secara terpisah, membentuk sel tunggal
dengan beberapa inti. Hal ini dilakukan misalnya oleh fungi dan slime moulds. Pada hewan,
sitokinesis dan mitosis juga dapat terjadi terpisah, misalnya pada tahap
tertentu pada perkembangan embrio lalat buah.
Mitosis
memiliki beberapa ciri yaitu, pembelahan terjadi satu kali dan menghasilkan sel
anak yang berjumlah dua sel (diploid) yang identik dengan induk. Mitosus ini
terjadi pada sel tubuh (sel somatik)
misalnya pada jaringan embrional antara lain ujung akar, ujung batang, dan lingkaran kambium. Mitosis melewati tahapan
pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, dan telofase
B.
TUJUAN
1.
Kita dapat mengetahui tujuan
melakukan mitosis
2.
Kita dapat mengetahui
proses-proses yang terjadi pada fase mitosis
3.
Kita dapat mengetahui proses
sitokinesis pada sel tumbuhan
C.
MANFAAT
Makalah ini
disusun, diharapkan dapat memberikan informasi tentang bagaimana sel melakukan
fase mitosis dan dapat memberikan informasi bagaimana sitokinesis terjadi pada
sel tumbuhan secara mendetail.
BAB II
MITOSIS DAN SITOKINESIS
MITOSIS DAN SITOKINESIS
Mitosis adalah proses pembagian genom yang telah digandakan pada ke dua sel identik yang dihasilkan saat pembelahan sel. Tujuan pembelahan mitosis adalah untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel yang
rusak, proses penyembuhan luka, dan untuk
mempertahankan kandungan DNA.
Ciri ciri dari mitosis yaitu :
1. Pembelahan berlangsung satu kali
Ciri ciri dari mitosis yaitu :
1. Pembelahan berlangsung satu kali
2. Jumlah sel anak
yang dihasilkan adalah dua sel anakan
3. Jumlah kromosom
sel anak sama dengan jumlah kromosom pada induknya, yaitu 2n (diploid)
4. Sifat sel anak
sama dengan sifat pada induknya
5. Terjadi pada sel
tubuh (sel somatik) misalnya pada jaringan embrional antara lain ujung akar,
ujung batang, lingkaran kambium
6. Tujuan
pembelahan mitosis adalah untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau
perbaikan sel yang rusak
7. Melewati tahapan
pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, dan telofase.
Kegiatan
yang terjadi dari satu pembelahan sel ke pembelahan berikutnya disebut siklus
sel atau daur sel. Siklus sel mencakup dua fase yaitu interfase dan fase
mitosis atau fase pembelahan.
a. Interfase
a. Interfase
Interfase
terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap G1, S dan G2. Fase interfase terjadi
sekitar 16jam-20 jam. Pada tahap G1 terjadi aktivitas biosintesa yang tinggi.
Sel sedang aktif mensintesa ARN (transkripsi) dan protein (transisi) serta
membentuk sitoplasma baru, yang nantinya merupakan bahan untuk membina sel
anak. Peristiwa ini mendorong inti dan sitoplasma membesar. Interval fase G1
sangat bervariasi antara 6 jam hingga beberapa hari.
Tahap S
yaitu merupakan tahap replikasi dan transkripsi DNA, Dengan demikian sel anak
mengandung bahan genetis yang sama dengan sel induk. Tahap S ini membutuhkan
waktu sekitar 8 jam.
Tahap G2
merupakan tahap persiapan diri sel untuk membelah. . Nukleus masih nyata
dibungkus membran inti mengandung satu atau lebih nukleolus. Dua sentrosom
muncul di luar inti, terbentuk selama awal interfase melalui proses replikasi
dari sentrosom tunggal. Mikrotubul meluas dari sentrosom dalam susunan radial
dinamakan aster. Kromosom telah menduplikasi (selama fase S) tetapi dalam
keadaan ini tidak dapat dibedakan sendiri-sendiri, karena masih dalam bentuk
serabut kromatin yang terkemas longgar. Pada periode ini semua bahan sitoplasma
dan organel menjadi rangkap dua. Tahap G2 ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
b.
Mitosis
Fase mitosis
terdiri dari profase, prometafase, metaphase, anaphase dan telofase. Tahapan
pembelahan inti ini masing-masing tidak sama waktunya. Fase mitosis atau fase
pembelahan terdiri dari karyokinesis atau pembelahan nukleus dan sitokinesis
atau pembelahan sitoplasma. Interval waktu fase mitosis ini kurang lebih 1 jam.
1. Profase
1. Profase
Tahap ini merupakan fase pembelahan
mitosis yang paling lama dan paling banyak memerlukan energi. Profase
memerlukan waktu sekitar 1,5 jam. Peristiwa yang berlangsung selama profase
adalah sebagai berikut:
· Benang kromatin menjadi kromosom,
lalu kromosom mengganda menjadi dua kromatid tetapi masih melekat dalam satu
sentromer
· Membran inti dan nukleolus lenyap
· Sentrosom memisah menjadi dua
sentriole, dan diantaranya terbentang benang spindel
2.
Metafase
Pada tahap ini kromosom terletak berjajar pada bidang ekuator.
Bagian sentromer kromosom berikatan dengan kinetokor yang berhubungan dengan
benang spindel. Pada fase ini kromosom tampak paling jelas terlihat sehingga
jumlahnya mudah diidentifikasi. Metafase adalah tahap yang memerlukan energi
terkecil dan waktu yang paling singkat.
3.
Anafase
Saat anafase sentromer membelah, lalu benang spindel menarik
kromosom menuju kutub sel yang berlawanan. Pergerakan kromosom tersebut
dipengaruhi oleh enzim dynein.
4.
Telofase
Pada tahap ini terjadi peristiwa
sebagai berikut:
· Kromosom berubah menjadi benang
kromatin
· Membran inti dan nukleolus terbentuk
kembali
· Terjadi sitokinesis (pembagian
sitoplasma) sehingga dihasilkan dua sel yang identik dengan sel semula
c.
Sitokinesis Pada Tumbuhan
Sitokinesis umumnya
tejadi setelah sel sedang membelah sudah memiliki dua inti sel pada kutub
yang berbeda. Sitokinesis dilakukan untuk memisahkan sitoplasma dan
membran sel agar terbentuk dua sel anak utuh.
Pada
sel tumbuhan yang memiliki dinding sel kaku, tidak terjadi pelekukan
membran sel. Oleh karena itu, setelah materi sel terbagi dua, pada bidang
pembelahan terbentuk lempeng sel. Lempeng sel ini merupakan
vesikula-vesikula dari badan Golgi yang bersatu dan memanjang pada bidang
pembelahan. Dinding sel baru terbentuk pada lempeng sel tersebut. Dinding
sel terus terbentuk hingga bersatu dengan membran dan dinding sel lama.
Akhirnya, terbentuklah dua sel tumbuhan yang terpisah serta memiliki
membran dan dinding sel sendiri.

BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1.
Tujuan melakukan
mitosis
Pembelahan
mitosis merupakan pembelahan sel yang menghasilkan 2 buah sel anak yang
identik, yaitu sel-sel anak yang memiliki jumlah kromosom sebanyak yang
dimiliki oleh
sel induknya. Tujuan
dari pembelahan mitosis pada mahkluk hidup bersel banyak adalah memperbesar
ukuran tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan. Sedangkan
pada mahkluk hidup bersel satu, mitosis bertujuan untuk memperbanyak jumlah sel
dan mempertahankan dari kepunahan.
2.
Fase-fase pada proses mitosis
Profase
Proses
terjadinya fase profase ditandai dengan hilangnya membran nucleus dan nuclolus
diganti dengan mulai
tampaknya pilinan-pilinan kromosom yang terlihat tebal.
Metafase
Ciri utama fase ini adalah kromosom bergerak ke tengah sel atau sering disebut bidang ekuatorial (plate metafase). terbentuknya gelendong pembelahan, gelendong pembelahan ini dibentuk oleh mikrotubula. Gelendong ini membentuk kutub-kutub pembelahan tempat sentromer mikrotubula bertumpu.
Ciri utama fase ini adalah kromosom bergerak ke tengah sel atau sering disebut bidang ekuatorial (plate metafase). terbentuknya gelendong pembelahan, gelendong pembelahan ini dibentuk oleh mikrotubula. Gelendong ini membentuk kutub-kutub pembelahan tempat sentromer mikrotubula bertumpu.
Anafase
Pada fase ini kromosom yang mengumpul di tengah sel terpisah dan mengumpul pada masing-masing kutub, sehingga telihat ada dua kumpulan kromosom.
Pada fase ini kromosom yang mengumpul di tengah sel terpisah dan mengumpul pada masing-masing kutub, sehingga telihat ada dua kumpulan kromosom.
Telofase
Telofase adalah fase finishing, dalam telofase ada dua tahap yaitu telofase awal dan telofase akhir. Pada telofase awal terlihat mulai ada sekat yang memisahkan antara sel-sel anak. Sedang pada telofase akhir terlihat sel-sel anak sudah benar-benar terpisah.
Telofase adalah fase finishing, dalam telofase ada dua tahap yaitu telofase awal dan telofase akhir. Pada telofase awal terlihat mulai ada sekat yang memisahkan antara sel-sel anak. Sedang pada telofase akhir terlihat sel-sel anak sudah benar-benar terpisah.
3.
Proses sitokinesis pada
sel tumbuhan
Sitokinesis
pada Tumbuhan berbeda dengan sitokinesis pada hewan. Pada saat telofase, sel
tumbuhan menghasilkan vesikula yang dibentuk dari aparatus golgi, berpindah ke
tengah-tengah sel dan kemudian bersatu menghasilkan pelat sel. Kemudian materi
dinding sel yang dibawa dalam vesikula berkumpul pada pelat sel. Pelat sel akan
membesar dan diikuti bergabungnya membran di sekeliling plasma sel, sehingga
dihasilkan dua sel anak yang lengkap dengan membran sel masing-masing.
B.
Kata Penutup
Demikian yang dapat
kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak
kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau
referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap
para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada
penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di
kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada
khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.
Yogyakarta, 27 Desember 2012
Penulis
C.
Daftar Pustaka
Anda bisa mendownload file power point presentasi kami di :



bagaimana apakah masih ada yang bingung dengan mekanisme dari mitosis pada tumbuhan?
BalasHapusjadi perbedaan mitosis hewan dan tumbuhan terdapat pada fase apa ya?
BalasHapusperbedaannya itu pada fase sitokinesis dan pada saat pembentukan benang spindel , dimana sel tumbuhan tidak mempunyai sentriol win ..
HapusFit,penyebab gangguan pada mitosis itu apa aja ya?
BalasHapus12613069
beberapa gangguan seperti mutasi yang bisa disebabkan oleh radikal bebas yang menyebabkan beberapa efek. contohnya pada saat fase anafase sel manusia disaat kromosom yang berjejer di bidang ekuator akan di tarik untuk dibagi menjadi 2 kromatid,kromosom 21 nya gagal berpisah menyebabkan down syndrome. pada tumbuhan sendiri akibat gangguan-gangguan tersebut tidak terlalu terlihat ..
Hapus12613042
BalasHapusSilus sel kan mencakup dua interfase dan fase mitosis, apa perbedaan antara interfase dan fase mitosis?
makasih
jelas sangat berbeda , pada fase interfase terjadi 3 tahap yaitu G1-S-G2 sedangkan di mitosis atau fase mitotik terjadi 4 tahap yaitu profase-metafase-anafase-telofase. dan proses yang terjadi di fase interfase dan fase mitosis juga berbeda . itu bisa dilihat didalam penjelasan makalah di atas.
Hapusjelas sangat berbeda , pada fase interfase terjadi 3 tahap yaitu G1-S-G2 sedangkan di mitosis atau fase mitotik terjadi 4 tahap yaitu profase-metafase-anafase-telofase. dan proses yang terjadi di fase interfase dan fase mitosis juga berbeda . itu bisa dilihat didalam penjelasan makalah di atas.
BalasHapus